Copyright © Volunteer
Design by Dzignine
Friday, April 27, 2012

bila hati bicara

Kuingin lebih dari sekadar rasa, tapi kau tak mengerti. Bagaimana keinginanku untuk bisa kau pahami. Perasaan ini bukan maksud menuntut hanya saja tak pernah aku berhenti untuk berharap. Agar kau lebih memahami perasaanku. Ketika kepastian seperti angin sore dalam musim hujan. Entah, gerimis akan mengiringi nyanyian kepiluan hati menerpa rindu ketika rintik menjadi jejak dan hati seperti tak mengakui. Bahwa aku masih mencintaimu dalam diam. Dalam bisik masih kutiupkan rindu yang kini mulai membisu. Di antara rerumputan yang kini mulai layu, aku terkulai bukan lantaran luka. Tapi cinta telah melemahkanku. Untuk tetap berdiri dan bertahan seperti dulu, menjadikanku selayaknya rintik hujan yang mengalun merdu. Sejak, hari yang kuanggap kelabu. Sementara langit pun berubah mengabu, ketika dinding-dinding senja kini berwarna abu. Hati pun seakan terselimuti kelambu. Coba sedikit saja berikanku pengertian, mencintaimu tanpa syarat.

ngaku ngk

Pada ngaku gak nih kalo kalian prnh ngelakuin salah satu dr hal ini:

1. Berjalan masuk ke suatu ruangan, tiba-tiba lupa mau ngapain, langsung keluar lagi, tiba-tiba keinget lagi.
2. Ketika kalian masih kecil, pernah menggambar matahari di antara dua gunung
3. Ketika kalian masih kecil, berpikir bahwa bentuk asli dari hati adalah seperti gambar love.
4. Menutup pintu kulkas dengan sangat perlahan, hanya untuk melihat lampunya mati
5. Mencoba untuk menyeimbangkan tombol lampu, antara on dan off.
6. Mengambil satu batang lidi dari sapu, lidi lalu menebas-nebasnya hingga berbunyi "whuk whuk".
7. Ngumpet di dalam lemari saat bermain petak umpet.
8. Buka sms dari orang, mikir mau bales apa.. , pas mau ngetik lupa orang yang sms ngomong apa aja.
9. Sehabis makan snack-snack, males gerak buat ke tong sampah untuk membuang bungkusnya, selipin di sofa atau diselipin di bawah karpet.